Lari Tanpa Rem.
Sepatu lari yang dirancang buat kamu yang jalanan kotanya jadi trek pribadi. Ringan, responsif, dan nggak norak.
Koleksi Terbaru
Empat model, empat gaya lari. Semua dites langsung di jalanan, bukan cuma di treadmill.
Foto contoh
Terea Laju
Buat tempo run & interval — respons cepat tiap tolakan.
Foto contoh
Terea Aspal
Harian di jalan kota — outsole tahan panas & licin.
Foto contoh
Terea Derap
Buat long run & maraton — bantalan tebal, awet sampai finish.
Foto contoh
Terea Layang
Recovery & jalan santai — ringan banget, kayak nggak pakai apa-apa.
Kenapa Terea
Bukan didesain di studio yang adem. Didesain buat trotoar Sudirman jam macet, buat aspal yang abis kehujanan.
Grip Aspal Panas
Outsole karet khusus — nggak licin walau aspal lagi 38°C atau baru diguyur hujan sore.
Busa Reaktif
Tiap langkah balik jadi dorongan, bukan cuma nyerap kejut. Lari terasa lebih ringan tiap kilometernya.
Upper Rajut Napas
Sirkulasi udara tetap jalan biar kaki adem, meski lagi terjebak macet atau lari siang bolong.
Insole Daur Ulang
Separuh materialnya dari limbah botol plastik, diolah ulang jadi bantalan yang tetap empuk.
Suara Pelari Terea
Bukan influencer. Ini pelari harian yang jalanannya sama kayak kamu.
"Abis hujan biasanya aku parno kepeleset. Pakai Aspal, grip-nya kerasa beda pas nikung di tikungan basah."
5K PB 21:58
"Long run 30K pertama aku pakai Derap. Kaki nggak protes sampai km terakhir, biasanya jam segitu udah nyerah."
Terjauh 32km
"Ringannya kerasa banget pas interval. Kayak lupa lagi pakai sepatu, fokus jadi cuma ke pace."
60km/minggu
Gabung Klub Terea
Info rilis terbatas, diskon buat member, dan undangan lari komunitas — masuk email kamu duluan sebelum yang lain tahu.